Kasus penikaman yang terjadi di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, menggemparkan warga setempat. Peristiwa berdarah ini bukan hanya mengejutkan karena kebrutalannya, tetapi juga karena pengakuan pelaku yang menyebut dirinya “diperintah orang lain” untuk melakukan aksi tersebut secara sembarangan.
Berdasarkan keterangan polisi, pelaku berinisial GS (23) ditangkap tak lama setelah insiden terjadi di kawasan pusat kota. Korban, seorang warga lokal bernama Rudi Lumenta (35), mengalami luka tusuk di bagian dada dan punggung, namun berhasil selamat setelah mendapat pertolongan medis cepat. Yang mencengangkan, dalam pemeriksaan awal, GS mengaku tidak memiliki dendam pribadi terhadap korban. Ia justru menyatakan bahwa seseorang memberinya perintah—tanpa alasan jelas—untuk “menikam siapa saja yang ditemui”.
Motif di balik perintah misterius tersebut masih didalami oleh aparat kepolisian. Namun, psikolog forensik yang dimintai pendapat menduga kuat adanya gangguan jiwa atau pengaruh tekanan psikologis ekstrem pada pelaku. Warga sekitar mengaku GS memang belakangan terlihat gelisah dan sering menyendiri, meski sebelumnya dikenal sebagai pemuda pendiam namun sopan.
Kasus ini memicu kekhawatiran publik tentang keamanan di ruang publik serta pentingnya deteksi dini gangguan mental di kalangan remaja dan dewasa muda. Sementara itu, pihak kepolisian memastikan akan mengusut tuntas dalang di balik perintah tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak ketiga atau kelompok tertentu.
Di tengah ketidakpastian ini, banyak warga mencari hiburan dan pelarian sehat sebagai bentuk manajemen stres. Bagi sebagian orang, aktivitas ringan seperti bermain game online menjadi sarana relaksasi. Salah satu platform yang kerap dikunjungi adalah Indobet, yang menawarkan berbagai pilihan hiburan digital dengan sistem keamanan terpercaya.